Coba Dengar Kata Hati

     Acap kali beberapa orang mencoba untuk meruntuhkan segala asa dan keinginan, menghasut dengan berbagai cara agar angan  terhenti. Tergoda, ya tentunya diri ini pernah terlena, mengikuti kata orang tanpa memikirkan kata hati yang meronta. Tapi itu dulu, sudah cukup sesal. Pengalaman yang ada memang sudah sepatutnya menjadi bahan pembelajaran agar tak mengulang kembali. Percayalah kata hati tak akan menghianati, namun bukan berarti kata orang akan menghianati, bukan itu maksudnya, karena kata orang juga dibutuhkan untuk intropeksi diri tapi sebelum diterima cobalah untuk disaring dan dicerna, mana hal yang membawa kearah positif dan mana yang kearah negatif.

Coba simak kisah dibawah ini !

                                                   KISAH SI PENJUAL IKAN SEGAR

Seseorang pedagang ikan memulai berjualan di pasar dipagi hari. Agar dapat menarik pembeli ia memasang papan pengumuman bertuliskan “HARI INI DI SINI DIJUAL IKAN SEGAR”. Tidak lama kemudian datanglah seorang pengunjung yang menanyakan tentang tulisannya. “Mengapa kau tuliskan kata HARI INI? Bukankah kau memang hari ini berjualan, bukan kemarin atau besok?”
Pedagang ikan itu berpikir dan menjawab, “Iya, kau benar.”

Kemudian ia menghapus tulisan “HARI INI” dan di papan tersebut tulisan berkurang menjadi “DISINI JUAL IKAN SEGAR”.Beberapa saat kemudian datang pembeli ke dua. Pembeli tersebut juga menanyakan tulisan di papan, “Mengapa kau tulis kata DI SINI ? , bukankah semua orang sudah tau kalau kau berjualan DI SINI , bukan DI SANA atau di tempat lain?”. “Benar juga!” pikir si pedagang ikan tersebut, lalu dihapusnya kata “DI SINI” dan tinggallah tulisan “JUAL IKAN SEGAR”.

Tidak lama kemudian datang pengunjung ke tiga yang juga menanyakan tulisannya. Mengapa kau pakai kata SEGAR ? bukankah semua orang sudah tau kalau yang kau jual adalah ikan segar, bukan ikan busuk?”. “Benar juga” pikir si pedagang ikan, lalu dihapusnya kata “SEGAR” dan tinggallah tulisan “JUAL IKAN”. Sesaat kemudian datanglah pengunjung ke empat yang juga menanyakan tulisannya, “Mengapa kau tulis kata JUAL? Bukankah semua orang sudah tahu kalau ikan ini untuk dijual, bukan dipamerkan atau dibagikan?”. Benar juga pikir si penjual ikan, lalu dihapusnya kata JUAL dan tinggalah tulisan “IKAN”.

Selang beberapa waktu kemudian, datang pengunjung ke lima, yang juga menanyakan tulisannya : “Mengapa kau tulis kata IKAN?, bukankah semua orang sudah tau kalau ini Ikan bukan Daging atau Sayur?”. “Benar juga” pikir si penjual ikan, lalu diturunkannya papan pengumuman itu. Tinggallah pedagang ikan tersebut berjualan tanpa memasang papan tulisan, dan keinginan menarik pembeli gagal sudah.

     Pelajaran yang dapat diambil adalah dalam hidup kita tak pernah lepas dari komentar orang lain, entah bagaimanapun kondisi  dan keadaan kita. Namun, jangan biarkan orang lain mengubah arah hidup kita. Cobalah untuk mendengarkan kata hati, dan berhentilah untuk terlalu sibuk memikirkan komentar ataupun kata orang.

Resep Jitu untuk Menjaga Motivasi

Pernahkah kalian merasakan semangat menggebu-gebu ketika diawal, namun ketika itu semangat kalian semakin lama kian menyurut. Sama halnya dengan saya, saya pernah merasakan hal tersebut. Perasaan dimana rasa semangat dalam diri ini tak lagi sama seperti semangat awal ketika ingin mencapai sesuatu hal yang ingin dicapai. Cobalah untuk evaluasi biasanya ini terjadi karena motivasi dalam diri kurang dijaga.  Saya memiliki resep jitu untuk tetap menjaga motivasi dalam diri dan semoga resep ini berguna untuk kalian ya.

Beberapa resep tersebut diantaranya yaitu :

1.Niat dalam diri harus lebih diperkuat

 Intinya menurut saya semua bermula dari niat, cobalah untuk meniatkan semuanya itu karena Allah dan berharap semua pekerjaan yang dilakukan diridhoi  dan dipermudah olehNya. Karena jika niat awal saja sudah baik insyaAllah selanjutnya diri ini akan terus semangat untuk mencapai keinginan yang ingin dicapai. Karena sebenarnya semangat yang baik itu tidak hanya dari faktor luar namun juga faktor dari dalam diri, dan biasanya faktor dari dalam diri itu lebih kuat dan bertahan dalam jangka lama.

2. Jadikan setiap hari berarti

lokl

Tetaplah tekun, bulatkan tekad dan kuatkan hati selama ingin meraih sesuatu hal yang ingin dicapai. Cobalah untuk terus melakukan langkah-langkah kecil untuk menuju kehidupan yang lebih baik setiap hari. Dan tanyakan pada diri sendiri sebenarnya apa saja yang harus saya lakukan hari ini untuk membuat perbedaan ?.

3. Pertahankan momentum

Jika saat ini anda belum membuat kemajuan menuju sesuatu yang anda inginkan, biasanya itu dikarenakan apa yang telah anda lakukan memberikan hasil yang salah/negatif. Karena setiap hal yang dilakukan pasti akan memberikan hasil, baik itu positif maupun negatif.  Untuk  dapat mencapai sesuatu hal yang ingin dicapai, hasil yang telah dilakukan seharusnya bersifat positif, bukan sebailknya, nah jika yang terjadi itu malah kearah negatif yang artinya malah menjauh dari sesuatu hal yang ingin dicapai, maka cobalah untuk mengevaluasinya.

4. Pertahankan Komitmen

Komitmen berarti mampu untuk bertanggung jawab terhadap apapun yang perlu dilakukan untuk dapat mengubah hidup anda. Karena berkomitmen berarti anda telah berjanji untuk menuntaskan terhadap sesuatu hal yang sudah anda lakukan sesuai dengan maksud anda.

5. Fokus pada kemajuan, bukan kesempurnaan

Intinya membuat kemajuan yang positif itu lebih baik dari pada berjuang meraih kesempurnaan. Karena  jika terlalu fokus memikirkan kesempurnaan, akan membuat anda merasa kecewa ketika mengalami hari yang buruk atau keluar jalur.

6. Tetap konsisten dan semangat

apa-itu-semangat-5cd106d37d1b904d251e8243

Cobalah untuk tetap konsisten dengan melakukan hal yang biasanya dilakukan menjadi  kebiasaan, demi mencapai hidup yang lebih baik, karena jika tidak menjaga kekonsistenan dalam diri, tak jarang semangat tersebut lama kelamaan akan semakin menyurut.

okey itu beberapa resep dari saya untuk tetap menjaga motivasi, intinya semua punya pemikirannya tersendiri ini hanya beberapa masukan dari saya, dan ada beberapa resep yang diambil dari buku, tetap semangat ya…

Bukan Bodoh Hanya Beda Ketertarikan

Pernahkah kalian menganggap seseorang bodoh karena orang tersebut tidak bisa melakukan hal-hal yang kita anggap remeh, misalnya disekolah ketika seseorang tersebut mendapatkan nilai dibawah 5 pada mata pelajaran tertentu, padahal dilain sisi dalam hal musik dia sangat jago. Jika pernah, ya akupun juga pernah melakukannya namun saat itu cara berfikirku salah, karena aku hanya melihat dari perspektifku bukan dari perspektif mereka, karena nyatanya semua orang dilahirkan dengan bakat dan kemampuannya masing-masing, intinya tidak ada manusia yang bodoh yang ada hanya beda ketertarikan.

Saya banyak belajar dari sebuah film dan drama, ada beberapa film yang menarik perhatian saya dan merubah pola pikir saya, diantaranya yaitu 3 Idiot dan Taare Zameen. Sebenarnya ini tulisan tidak beda jauh dengan tulisan aku yang sebelumnya yang judulnya “ kamu istemewa” tapi jika ditulisan sebelumnya lebih untuk memahami diri sendiri terkait potensi dan menyadarkan diri sendiri untuk dapat menghargai diri sendiri. Tapi kalo di tulisan ini, tentang bagaimana diri ini untuk lebih menghargai orang lain terkait potensi dan kemampuan seseorang pada bidangnya masing-masing. Karena jujur saya sangat tidak setuju dengan orang-orang yang suka menjudge seseorang bodoh hanya karena dia tidak bisa melakukan hal-hal tertentu sesuai dengan keinginannya.

Saya pernah memiliki pengalaman seperti ini disaat aku masih di Sekolah Dasar dulu, mereka menganggap diriku bodoh pada mata pelajaran matematika. Singkatnya pengalaman ini di tempat lesku dulu, karena nilai Try Out pada mata pelajaran matematikaku hanya mendapat 5,75 , sehingga aku meminta kedua orangtuaku untuk mendapat pelajaran tambahan. Jujur ketika SD mata pelajaran yang paling aku sukai adalah Ilmu Pengetahuan Alam, entah kenapa dengan guru menjelaskan didepan kelas, otak ini langsung mencerna dan mudah sekali untuk mengingatnya, berbeda dengan matematika yang membutuhkan latihan soal berulang-kali untuk dapat memahaminya. Jujur aku merasa terkucilkan di tempat lesku, mereka semua hebat-hebat dalam mengerjakan soal dan cepat sekali dalam menyelesaikannya. Dan yang perlu kalian tau, aku selalu menangis setiap pulang les, karena diri ini merasa benar-benar bodoh. Bahkan mungkin guru leskupun merasakan hal yang demikian karena aku disuruh belajar bersama anak kelas 4 SD padahal dulu aku kelas 6 SD. Jujur rasanya benar-benar malu dan terpuruk pada waktu itu. Mungkin dulu aku belum menyadarinya namun saat ini pengalaman tersebut menyadarkanku bahwa setiap orang memiliki ketertarikan dan kemampuannya masing-masing. Menurutku guru lesku tidak salah pada waktu itu, hanya cara memahami perspektif seseorang saja yang salah, sehingga aku disuruh belajar sama anak kelas 4 SD padahal kalo ditanya mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam aku tak sebodoh itu. Tapi aku sangat berterima kasih padanya, dan bersyukur telah bertemu dengannya pada pada waktu itu, karena beliau, aku jadi menyukai matematika, tapi sekarang udah biasa aja sih lebih suka sama ilmu bisnis soalnya hehe.

Sebenarnya itu merupakan salah satu contoh saja, masih banyak bahan pembelajaran, agar diri ini dapat lebih menghargai seseorang dan mencoba untuk dapat menilai seseorang dari perspektif mereka. Karena menurut saya, tidak ada manusia yang bodoh, semua orang itu berpotensi tentunya dibidangnya masing-masing, berdasarkan dari apa yang menjadi daya tariknya, tentang hal yang ingin dipelajari dan dikuasai.

Nyatanya Kehidupan

101_2141

Aku suka termenung didalam kesendirianku mencoba memaknai dan memahami kehidupan. Benar tak ada yang berarti sebenarnya hanya menguras energi dan waktu, karena berfikir itu tak ada ujungnya. Namun nyatanya diri ini selalu mengulang hal yang sama, berfikir dan memaknai setiap kejadian-kejadian yang kualami dalam hidup. Semua yang ada di dunia ini takkan ada habisnya, terutama terkait emosi dan permasalahan yang selalu muncul,  membuat diri ini belajar untuk memahami dan memaknai lika-liku didalam kehidupan. Setiap kejadian- kejadian yang kulihat baik dilingkungan sekitar maupun yang kualami sendiri membawa artian dan makna tersendiri untuk hidupku, karena nyatanya dari hal-hal tersebutlah diri ini belajar untuk mendewasakan diri.

Hidup mandiri menurutku merupakan salah satu cara untuk mendewasakan diri dan selalu berfikir dewasa dalam menghadapi kenyataan didalam kehidupan. Sebenarnya aku belum seutuhnya dapat dikatakan mandiri, namun sedang belajar untuk hidup mandiri. Semenjak aku hidup ditanah rantau , diri ini benar-benar merasakan yang namanya mencoba untuk mengatur diri sendiri, jujur aku merasakan kesulitan awalnya, namun nyatanya semua bisa dilakukan dengan membiasakan diri. Selalu teringat pesan kakakku yang mengatakan bahwa kita adalah apa yang kita kerjakan berulang-ulang. Pesan itu menyadarkanku bahwa dengan kebiasaanlah maka kita akan menjadi terbiasa.

Dalam hidup banyak hal yang dapat kita pelajari, jujur aku sangat senang membaca buku terutama tentang kisah perjalanan seseorang dalam meraih sukses dan impiannya, karena dari sana aku dapat belajar dari kehidupan orang lain, selain itu membuka pikiranku bahwa hidup ini bukan hanya tentang diriku. Dalam perjalanan tak jarang pasti kita menemukan setiap permasalahan dalam kehidupan dan merasa bahwa diri ini yang hanya menghadapi masalah, mungkin sebagian orang ada yang berfikir seperti itu, aku tak mengatakan semua orang berfikir demikian. Nyatanya semua orang menghadapi permasalahan dengan masalah dan porsinya masing-masing.  Karena nyatanya emang seperti itulah kehidupan, setiap orang tak akan pernah lepas dari masalah karena dengan masalah tersebutlah secara tidak sadar membuat kita memahami tentang kehidupan.

Sulit menurutku untuk mendefinisikan kehidupan, karena nyatanya kehidupan hanyalah sebuah kefanaan yang hanya bersifat sementara. Namun menurutku, sangat penting untuk memahami kehidupan karena nyatanya kita hidup di dunia, jadi mau atau tidak mau, suka atau tidak suka kita harus mencoba untuk memaknai dan memahaminya agar dapat bertahan walaupun didalam kehidupan kita merasa lelah. Karena memang seperti itulah nyatanya kehidupan, terkadang ada rasa lelah dan tidak sanggup untuk menghadapi semua lika-liku kehidupan, dan kurasa semua orang pernah mengalaminya. Tapi cobalah untuk berfikir kearah yang berbeda untuk dapat mendawaskan diri  dan selalu bersyukur atas nikmat yang telah Allah berikan untuk kita.  Ada gambar yang menarik yang kutemukan di Instagram, sayangnya aku tidak menyimpannya, dari situ menyadarkan aku bahwa sebenarnya hidup itu indah berdasarkan dari cara kita melihatnya, kearah yang membuat diri ini merasakan kehidupan itu indah atau kearah yang membuat diri ini merasa hidup ini melelahkan. Karena nyatanya setiap orang memiliki pemikiran dan cara berfikir yang berbeda-beda

Intinya nyatanya kehidupan dapat dirasakan oleh setiap orang, tanpa disadari permasalahan membawa kita untuk memahami dan memaknai kehidupan yang sebenarnya. Jadi jangan sering mengeluh jika tertimpa masalah tapi cobalah untuk mengambil semua hikmah dari permasalahan yang terjadi untuk dapat mendewasakan diri. Selain itu, cobalah untuk melihat kehidupan dari sisi yang indah agar hidup yang kita jalani terasa lebih menyenangkan dan selalu bersyukur atas nikmat yang telah diberikanNya.

Jangan Anggap Remeh Orang Lain

image4_jpg_800x0_crop_upscale_q85

Tak habis fikirku dengan manusia-manusia yang suka menganggap remeh orang lain, merasa dirinya sudah paling hebat saja, sama-sama makhluk yang diciptakan saja namun lagaknya seperti dirinyalah Sang Pencipta. Aku pernah memiliki pengalaman bertemu dengan manusia-manusia yang seperti itu, dengan tanpa rasa bersalahnya mengeluarkan kata-kata yang menusuk, seolah hanya dirinyalah yang hidup didunia. Ketahuilah siapa yang tau tentang masa depan seseorang, mungkin saat ini kita belum melihat orang tersebut berhasil namun bukan berarti kita boleh menganggap remeh seseorang.

Berfikirlah sebelum berbicara, mungkin adalah hal yang harus dipahami oleh setiap orang, ketahuilah semua yang terlontarkan oleh mulut ini maka bukan lagi hanya menjadi hak kita, namun juga sudah menjadi hak orang lain . Hargailah perasaan orang lain jika kamupun ingin dihargai oleh orang lain. Cobalah berfikir, apa untungnya untukmu dengan menganggap remeh orang lain, bukankah yang seharusnya dilakukan adalah menolongnya untuk mendorong  menjadi seseorang yang lebih baik lagi, dengan memotivasi atau berteman baik dengannya, bukan malah menganggap remeh karena seseorang tersebut tidak sesuai dengan ekspekstasi kita. Dalam surat Al Maidah, Allah berfirman, yang artinya: “Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebaikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya.” (Al Maidah:2).

Ya begitulah manusia, setiap orang memiliki karakternya masing-masing, sulit memang karena nasehat terkadang menjelma menjadi petaka jika seseorang tak ingin menerimanya. Sebenarnya inipun menjadi pengingat dalam diriku sendiri untuk selalu menganggap semua orang itu berharga, dan berhak untuk dihargai. Aku pernah membaca kisah yang menceritakan tentang seorang perempuan yang sedang melamar pekerjaan dengan membawa anaknya, singkat saja seorang perempuan tersebut meremehkan tukang bersih-bersih yang ada diperusahaan tersebut hanya karena orang tersebut memungut sampah, dia mengatakan kepada anaknya dengan suara yang sedikit ditekan dengan maksud menyindir  “ Makanya kamu harus rajin bersekolah agar tidak menjadi tukang pungut sampah “dan kalian tau apa yang terjadi, ternyata yang dianggap sebagai tukang pungut sampah adalah pemilik perusahaan di tempat dia melamar pekerjaan. Ya itulah manusia merasa dirinya paling hebat, padahal dilangit masih ada langit.

Sudahi semua sikap seperti itu, iya sikap yang suka meremehkan orang lain, karena itu tak ada untungnya. Setiap orang itu berhak untuk dihargai, hargai mereka yang melakukan hal-hal kecil untuk perubahan dalam hidupnya, cobalah melihat dari sudut pandang yang berbeda, cobalah melihat dari sudut pandang mereka. Setiap orang memiiki pemikiran tersendiri, dan ingat kita ini makhluk sosial, saling membutuhkan jadi jangan pernah menganggap remeh orang lain, karena itu sama sekali tidak ada gunanya.

Cerita Hati yang Belum Sampai

love-your-wife-like-jesus-loves-her-oauyzafq-7e0f269e1ebe26405782a5dfff3c2b54

Banyak hal yang telah kualami dalam hidup salah satunya berkaitan dengan perasaan. Cenderung rumit namun tetap saja ingin bertahan. Nyaman dan bahagia adalah kata dan rasa  yang tepat ketika aku melihatnya. Jujur tentang berhubungan dengan seseorang aku bukanlah seseorang yang berpengalaman, bahkan untuk memahami cinta aku perlu membaca banyak artikel dan bahan bacaan lainnya, bukannya apa-apa walaupun belum berpengalaman setidaknya memahami. Dan saat ini aku sedang merasakannya, sebuah perasaan yang belum tersampaikan untuk dia yang kurahasiakan. Cukup sebuah tulisan dan do’a sebagai tempat menyalurkan rasa ini.

Kamu yang kurahasiakan, izinkan aku bercerita tentang rasa ini, sebuah rasa yang sulit untuk didefinisikan. Aku ingin mengatakan mungkin hatiku telah berhenti, iya kata hatiku memutuskan untuk berhenti mencari, karena aku hanya merasa dirimulah orang yang terbaik dan tepat yang Allah kirim untukku. Terdengar lucu memang karena merasa diri ini terlalu yakin, tapi ntah mengapa aku hanya merasa yakin saja, karena jujur sebelumnya aku tak pernah seyakin ini. Sedikit sulit bagiku memahamimu, tapi seiring berjalannya waktu aku menyadarinya. Iya, entah apa aku yang terlalu pede atau kege’eran atau memang nyatanya kamupun punya rasa yang sama. Storymu… iya aku selalu menunggu story ig dari akun instagrammu, entah mengapa terkadang storymu menunjukkan kode-kode yang sulit kupahami namun aku bahagia dengan itu, bukan hanya itu dari storymu aku bisa melihat semua kegiatanmu dan tak jarang rindu itupun ikut hadir.

Berbicara tentang rindu, kamu harus tau aku sangat sulit mengatasinya.  Jujur aku tak pernah merindukan seseorang selain keluargaku, dan saat ini kamu hebat, iya kamu telah mampu memunculkan rasa itu, rindu yang terus berulang kali muncul. Dan aku baru sadar rindu itu menyesakkan ya. Apakah kamu merasakan hal yang sama denganku, merasakan rindu yang terus berulang ? jika iya, terima kasih karena aku bahagia mendengarnya. Oiya ketahuilah aku selalu berdo’a kepada sang pemilik hati agar kelak kita dapat dipersatukan, dan kuharap jika kamu membaca ini kamu ikut mengaamiini do’aku, ya harapku begitu. Satu hal yang perlu kamu ketahui aku selalu berusaha memperbaiki diri agar kelak aku benar-benar menjadi seseorang yang terbaik untukmu. Oiya, bolehkah aku cemburu?  jujur aku baru kali ini cemburu dengan seseorang.  Entah kenapa ada rasa tidak suka yang hinggap dalam hati dan pikiranku melihat kamu bersama lawan jenis, ma’afkan seharusnya aku tak boleh begitu tapi ntahlah aku tak bisa membohongi diriku sendiri, karena jujur  aku benar-benar merasakan sesak di dada.

Soal berjuang, kamu harus paham harga diriku benar-benar runtuh, ya kurela membuang rasa maluku hanya untuk dapat berkomunikasi denganmu. Aku memutuskan seperti itu, karena hatiku benar-benar memaksa untuk melakukannya, karena aku benar-benar takut rasa penyesalan yang kuterima jika aku tak mencobanya. Dan benar kamu itu rumit, sulit bagiku memahamimu. Oiya, soal berjuang tak hanya itu yang kulakukan, iya aku selalu mendo’akanmu, berharap sang Pemilik hati merestui, selain itu akupun berharap semesta ikut berkonspirasi untuk mendukungku bersatu denganmu, terdengar memaksa memang tapi itulah yang kuharapkan. Sudahlah kurasa cerita tadi sudah cukup mewakili,  aku tak mau banyak bercerita, karena cerita selanjutnya akan kusampaikan hanya berdua saja, iya  hanya aku dan kamu yang mengetahuinya.

Kamu Istimewa

hd-background-man-on-bench-at-sunset

Terkadang kita pernah mengalami rasa ketidakpercayaan pada diri sendiri, merasa diri ini selalu kurang.  Ya itulah hal yang juga pernah saya rasakan, padahal jika ditelusuri lebih mendalam nyatanya diri ini tak serendah itu, tak serendah apa yang orang lain katakan tentang kita, karena yang paling tau diri kita adalah diri kita sendiri bukan orang lain. Percayalah orang- orang sukses sangat memahami dirinya sendiri,  memahami tujuan dan impiannya, akan jadi apa mereka kelak, mereka sangat memahaminya.  Saya telah banyak membaca  kisah tentang pengusaha, baik itu jack ma, Bill Gates, Chairul Tanjung, Elang Gumilang, Bob Sadino dan masih banyak tokoh lainnya. Menurut saya mereka memahami apa yang harus diraih dan konsen pada apa yang ingin diraihnya meskipun kegagalan selalu menyertainya.

Tentunya setiap orang memiliki kisah dan cerita yang berbeda, cobalah menonton film motivasi, seminar inspiratif, atau membaca buku-buku pengusaha atau buku inspiratif lainnya, setelah itu cobalah renungkan setiap kisah perjalanan yang dialaminya, ambil hikmah dan pembelajaran apa yang dapat dipetik. Bukalah pikiran sejenak, tak ada salahnya untuk mengetahui dan belajar dari pengalaman orang lain, karena menurut saya  itu juga sangat dibutuhkan. Banyak cerita dan kisah membentuk pola pikir kita, namun semua bergantung dari pola pikirnya masing-masing, karena tentunya setiap orang memiliki pemikiran yang berbeda-beda. Setelah itu kenalilah diri sendiri, renungkangkanlah sebenarnya kemampuan apa yang saya miliki, kemampuanmu tidak harus sama dengan mereka, karena kamu ya kamu , jangan mencoba untuk menjadi orang lain jadilah dirimu sendiri, dirimu yang apa adanya.  Pahamilah kawan dirimu itu istimewa, gali potensi yang ada pada dirimu, karena yang memahami dirimu sendiri bukanlah orang lain melainkan dirimu sendiri. Kamulah pengendali dan pemimpin pada dirimu sendiri. Semua orang punya cerita dan semua orang punya kisah cukup ambil hal-hal positif yang membantu diri untuk lebih berkembang.  Kamu tak harus menjadi sama seperti mereka, kamu punya keunikan tersendiri yang kamu miliki, tak ada masalah jika kamu berbeda, semua itu pilihan dan ingat setiap orang punya kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Saya pernah mengalami kegundahan dalam hidup, selalu ada saja pertanyaan yang muncul dalam pikiran ini seperti, dimasa depan akan jadi apa aku kelak, apa alasannya mengapa aku harus melakukan hal tersebut, sebenarnya tujuan hidup saya itu apa, karena saya sangat percaya Allah memberikan saya hidup  bukan untuk disia-siakan tetapi ada hal yang harus dikerjakan selama hidup di dunia. Selain itu, apa yang harus saya lakukan agar bermanfaat untuk orang lain, tidak bukan hanya itu, kapankah saya bisa membahagiakan orang-orang yang aku sayang dan masih banyak pertanyaan-pertanyaan dalam diri ini. Mungkin saya dan juga kalian pernah mengalami hal yang sama, merasa mengalami kegundahan dan kebimbangan dalam hidup. Menurut saya itulah proses pembelajaran dalam diri.

Saya juga pernah merasa hidupku ini tak ada gunanya, selalu menangis meratapi diri, merasa diri ini paling rendah ketika melihat orang-orang disekitar lebih hebat dari saya. Iya benar waktu itu cara berfikir saya salah, selalu merasa diri ini tidak berarti, merendahkan diri sendiri. Dan selama berproses saya sadar itu bukan hal yang baik, itu hanya akan menambah diri ini terpuruk. Saya sangat bersyukur Allah sangat menyayangi saya, karena saya merasa setiap permasalahan dalam hidup ini memberikan saya hikmah yang sebenar-benarnya dalam hidup. Benar jangan pernah merasa kecewa dengan takdir Tuhan karena yang Maha Kuasalah yang paling memahami alur cerita yang terbaik untuk umatnya, cobalah untuk merenungi kisah dan selalu petik hikmahnya sebagai bahan pembelajaran. Percayalah kamu itu istimewa jangan pernah bandingkan dirimu dengan orang lain cobalah ubah pola pikirnya, ingat jangan dengarkan hal-hal negatif dari orang lain yang hanya akan membuatmu terpuruk, kita itu sama, kita semua masih sama-sama belajar tak ada manusia yang sempurna karena kesempurnaan itu hanya milik Allah. Hargai diri sendiri, dan ketahuilah ada hal yang berharga dalam dirimu, cobalah untuk mencari dan menggalinya lebih dalam jangan terlalu pusing dengan kehidupan orang lain, karena hidupmu dan hidup mereka itu tak sama.